The Painted Veil

4d6ac21et90acaf47a242&690

I’d do anything in my power to make you happy. Anything at all.” -Walter Fane

(The Painted Veil, 2006)

56413370_vual10

“Kebanyakan orang, sejauh yang kulihat, kalau mereka mencintai seseorang dan cinta mereka tidak berbalas, mereka akan merasa sangat sedih. Mereka menjadi marah dan getir. Aku tidak seperti itu. Aku tidak pernah mengharapkan kau mencintaiku, aku tidak melihat alasan apa pun yang membuatmu bisa mencintaiku, aku tidak pernah menganggap diriku sangat layak dicintai. Aku bersyukur sudah diperbolehkan mencintaimu, dan aku sangat bahagia kalau sesekali kupikir kau merasa senang padaku, atau kalau kulihat di matamu ada sedikit saja binar-binar rasa sayang. Aku mencoba tidak membuatmu bosan dengan cintaku; aku tahu itu tidak boleh terjadi, dan aku selalu waspada memperhatikan kalau ada tanda-tanda kau mulai tidak sabar dengan kasih sayangku. Apa yang oleh sebagian besar suami dianggap sebagai hak mereka, rela kuterima sebagai sesuatu yang diberikan karena belas kasihan.” –Walter Fane

(The Painted Veil, Gramedia Pustaka Utama, 2011)

Walter Fane yang pemalu dan tabah, dengan sorot mata yang mendamba pada istrinya, harus terluka habis-habisan karena cintanya…

Kitty yang penuh energi dan begitu muda, tak bisa menemukan dirinya sendiri, dan menyadari bahwa pernikahan yang tanpa cinta membuatnya merana…

 Sometimes the greatest journey is the distance between two people

T_____T

Advertisements

3 thoughts on “The Painted Veil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: