Repost : Orizuka’s L’Arc~en~Ciel World Tour 2012 in Jakarta Report

What do you expect if I told you that you will read a concert report from someone who already write 14 teenlit/YA (and counting), arguably one of the best author around?

I expect nothing since I subscribe her Multiply, I chat with her every now and then, we went to the mall, coffee shop or just wandering around at city. I even became her beta reader for some of her published books when it was still a manuscript.

So I told you this, along the way while I read this concert report about Laruku, I fall in love with her writing all over again. I’m not exaggerating. Seriously. I hold my breath, it feels like I’m there with her, chanting and singing and madly in love with Hyde (KYAAAAAAAAA…. THAT’S WEIRD I RARELY KNOW SOMEONE SO CUTE AT THAT AGEEE. He’s 37, mind you. Hahaha, I’m sorry.. Never a L’arc~en-Ciel’s fans. But I’m proudly declare myself as an Orizuka’s die hard fans! )

This. Is. Just. Good.

Her writing, as always, hypnotizing. Levelnya hipnotisnya hampir sama sama objek yang ditulisnya. Kebayang kan gimana jadinya kalo charm macam itu digunakan secara konsisten di karya-karya fiksi dia? Kalo susuk bisa dipasang di jari, mungkin yaaa udah dari dulu aku tuduh kamu masang susuk, Keee xD

No wonder her books always best seller. You go, girl!

People go buy her books! *berapi-api* *cinta berat*

Taken from Orizuka’s page here. Go to her official, more serious website here.

Orizuka: The Chronicles
#166
06 April 2012, 09:45 WIB
Haaai~Ok I’ll skip the lame ‘long-time-no-see’ part.
Or did I just do that?

Anyways!

Glad to be back.

Kali ini, demi reportase konser L’ar~en~Ciel yang epic itu.

First of all, I’ve waited for about 7 years.

Mungkin bagi kebanyakan Cielers, 7 tahun ga seberapa. Masih banyak yang lebih lama, malah mungkin dari jaman debut.

Tapi buatku itu sejarah. People have their own history, aight? So let’s stop comparing.

Jadi. Pertama tahu Laruku itu… awal kuliah? Itu setelah album Smile booming (di kalangan otaku dan J-lovers).

Beberapa teman kampusku yang suka sama Jepang kasih denger aku album Smile, dan dengan segera, aku jatuh hati.

Nggak lama setelahnya, aku dengerin semua lagu mereka dari jaman debut, dan memantapkan hati.

That my all time favorite Laruku song is Blurry Eyes. That I want to watch their live someday.

Memang sih selama beberapa tahun terakhir, aku nggak begitu update perjepangan karena kiblatku berubah ke Korea, karena saat itu lagu-lagu Korea amat sangat membantuku dalam mencari inspirasi dan mood yang aku butuhkan.

K-music is not bad, it never has been.

Masing-masing punya daya tarik dan waktunya sendiri-sendiri.

Back in early 2000s, J-music ruled. Now? it’s K-music and it’s a freaking trend so stop bashing and everything.

OK back to L’arc~en~Ciel dan konser epic-nya.

Setelah menunggu sekian lama dan bosen sendiri, akhirnya hari itu datang juga.

Pengumuman bahwa LARUKU bakal KONSER DI SINI!

I WAS LIKE ‘SHUT UPPPP!!!’ karena tahun-tahun sebelumnya juga pernah ada kabar begitu dan nggak terjadi.

BUT they’re still coming.

Aku yakin deh, buat semua Cielers, hanya mendengar kabar konsernya, it’s like a dream comes true.

It freaking IS.

Untuk Laruku, aku bukan jenis fangirl yang goes crazy about the members. I like them as a band. I love their MUSIC.

So I came for them.

Suatu hari di weekday, which is May 2nd, aku memutuskan untuk pergi meninggalkan para muridku (yang omong-omong bakal membantaiku besok) dan datang ke ibukota.

Setelah pagi sampai siangnya sibuk akan berbagai macam urusan, akhirnya aku sampai juga ke Lapangan D Senayan bareng Kura.

Di depan gate, udah ratusan (ribuan?) aja Cielers yang ngantri!

Sementara itu, aku belum dapat tiket karena masih di si Wieny.

Sempat panik, gimana coba kalo gate dibuka aku belum dapat tiket?

Tapi akhirnya ketemu juga sama mbak-mbak berbaju hijau *kayanya sengaja mau saingan sama SPG GreenS*nds* alias si Wieny. Selamat deh tiketnya… Thanks Wien!

Gate dibuka.

–di sini ada 4 jam membosankan karena cuma dipake antri, ada lah kejadian cukup menarik kayak mbak-mbak yang marah-marah bak senior yang bikin kita berasa kayak lagi di OSPEK tapi kayanya nggak cukup penting–

Singkat cerita, kita masuk venue.

Panggung masih gelap, 2 big screen masih ditutup plastik, awan mendung bergelayut, kilat menyambar…

I was so scared.

Bukan yang mistis, tapi karena ga ada tanda-tanda konser bakal jadi.

Nggak ada teaser apa kek di screen untuk sekadar menghibur.

Yang jadi hiburan cuma beberapa mas-mas labil yang bolak-balik buka-tutup plastik big screen.

Saat itu aku terima BBM dari teman, yang bilang Setiabudi udah hujan. Di Lapangan D, titik-titik hujan mulai turun. Jas ujan mulai dikeluarin. Spesial buat yang ngeluarin payung, dimarahin.

Beberapa saat sebelum jam mulai konser, ada yang kasih pengumuman, kalau hujan petir, konser bakal ditunda dulu.

Penonton pun ketar-ketir.

Tapi sodara-sodara, beberapa menit berikutnya, kami para Cielers punya idola baru.

Pawang hujannya konser Laruku.

Like seriously, hujannya ga jadi. Awan mendung tepat di atas kita pada minggir, bulan yang tadinya ketutup jadi keliatan lagi.

NO KIDDING. Mungkin pawang hujannya ga lain ga bukan adalah MAD DOG. Mungkin dia seorang Cieler.

Ga berapa lama dari pukul 8, Laruku akhirnya muncul dengan Ibara no Namida.

(pic credits: beritajepang.com)

It was CRAZY!

The crowd, the band, the hype.

Kerinduan bertahun-tahun kayak tumpah ruah, semua jingkrak, semua nyanyi.

Dan ingat waktu tadi aku bilang aku bukan jenis fangirl yang goes crazy for the members?

LUPAKAN. SALAHKAN HYDE.

Hyde isn’t human.

He’s an angelic devil. devilish angel. dreamy vampire. he makes Pattinson’s version of vampire looks funny. I’M NOT FREAKING SURE HOW TO DESCRIBE HIM YANG PENTING HE DRIVES EVERYONE MAD.

Karena aku ada di tengah-tengah para cowok, aku bisa ngeliat gimana mereka bereaksi ngeliat Hyde dengan suara beratnya dengan range vokal segitu lebar, wajahnya yang kelewat cantik, liukan-liukan badannya yang khas, bajunya yang menggoda…

Tapi di antara sekian banyak kharismanya, yang paling menyihir adalah lirikannya yang super maut.

Buktinya, setelah lagu XXX, ada mas-mas yang kesirep dan mendesah ‘Gila, lirikannya Hyde…’

Aku hampir aja nyaut “I KNOW RIIIIGGHHT!” tapi aku membiarkannya menikmati sensasi aneh itu.Kapan lagi kan seorang cowok *yang terlihat* normal ngomentarin lirikan cowok lain?

(credit as tagged)

Terus ada momen Hyde nanya ‘Jakarta kamu senang?’, everyone went ‘YAAA!!’

Begitu dia jawab dengan imut ‘Aku juga.’, everyone just DIED.

Kalo boleh jujur, sebenarnya aku bukan fan Hyde. Member favoritku di Laruku itu Ken karena aku suka caranya bermain gitar dan karena dia dork.

Tapi yah mau bagaimana lagi. Malam itu, terpaksa aku ikut arus karena kesirep lirikan mautnya T_T

So I’m a fangirl anyway…

Jadi!

Malam itu Laruku bawain berbagai lagu dari yang jadul sampai yang baru.

Para Cielers menggila di lagu-lagu lawas, seperti Honey, Driver’s High, Stay Away.

Terus semua pada khusyuk nyanyi sambil melambaikan lightstick pas Hitomi no Jyuunin.

Dan chant ‘Oi’ selama Revelation itu NICE sekali, Cielers!

Tapi mungkin yang paling gila adalah di Ready Steady Go, suara Hyde sampai ga kedengeran karena semua orang ikut nyanyi. Mungkin karena Ready Steady Go memang lagu Laruku paling komersil, hampir semua orang hapal. It was so fun though!

Lalu, tadinya ada project yang disebarin Cielers ID, yaitu ikut nyanyi pas reff lagu Anata dan pas konser berakhir, Cielers nyanyiin BLESS.

Kenyataannya, pas konser selesai dan jeda sebelum encor kita malah bengong, nggak tau mau ngapain. Beberapa menit setelah nggak ada apa-apa, kita malah nyanyi reff Anata.

Tapi, mungkin itu awal dari keajaiban.

Terdengar suara intro lagu, dan itu intro ANATA. Dan yang bikin magical, hujan yang nggak turun sepanjang konser, saat itu turun tipis. Saking tipisnya sampai nggak berasa hujan. Suasana malah jadi romantis karena rintik hujan itu tertimpa lighting yang indah.

Suara Hyde dan reff yang dinyanyiin bareng sama Cielers itu menyempurnakan semuanya.

HAIL MAD DOG! *masih keukeuh pawangnya dia*

Setelah itu, encore pun selesai dan kita terdiam lagi, seperti baru sadar kalau yang barusan itu ya encore. Nggak ada encore lagi. Konser selesai.

Peluit tanda kudu nyanyiin BLESS ditiup, tapi orang-orang pada bingung karena mulainya nggak barengan. Gagal deh BLESS-nya.

ANYWAYS.

Selama 2 jam itu, rasanya magis banget. Kayak nggak nyata. Kayak lagi mimpi.

It was epic. It was a dream-like miracle to see them and hear them in person.

Like in BLESS lyric, ‘you have come a long way, everything is for today’. Ngena banget baik buat Laruku maupun buat Cielers untuk mendeskripsikan hari itu.

Satu-satunya hal yang bikin aku *dan Kura* nggak puas adalah Blurry Eyes nggak dinyanyiin, padahal itu lagu favorit kita T_T

Kekurangan lainnya sih ada pada promoter (hal-hal teknis), tapi THUMBS UP buat Cielers yang bikin polisi pada magabut. Lumayan tertib dan kompak! BTW, ini highlight selama konser.

1. Hyde, “Kalian senang bertemu dengan aku? Aku juga… Selamat menikmati. Selamat menikmati.” –> Some random girl behind me ‘IYA IYA! Kayak martabak aja lu!”

2. Ken, “Kemarin gua foto loh di Kota Tua. Kota Tua panas gila. Makanya gua berenang, cuma nasib adanya gua ama teman gua. Hari ini ada yang pake bikini nggak?’ –> HENTAI + DORK = KEN

3. Ken beliin Hyde souvenir dari Pasaraya, sama Hyde digelar di panggung. Ada wayang, gamelan, suling, semuanya dimainin. Ada momen Hyde cemberut pas ngeliatin Ken masangin gamelan, it was so priceless. Gimana ya perasaan anaknya liat bapaknya begitu?

4. Ken, “By the way busway, Hyde pasti ga ngerti.” –> I LOL-ed so hard. NICE, scriptwriter!

5. Ken bilang ‘MANTAP’ berkali-kali, dan begitu dia ngegodain “Man man?” Cielers sehati seirama jawab “TAP TAP!” terus Ken balas “MAN MAN MAN?” dibales Cielers “TAP TAP TAP!”, akhirnya Ken”MANMANMANMANMANMANMANMAN?” Cielers tentu aja ga mau kalah dan went “TAPTAPTAPTAPTAPTAPTAPTAP!” I was like WTH but it was so funny!

6. Hyde nangis pas nyanyi Forbidden Lover. Guylinernya luntur tapi tetap sedap dipandang.

7. Hyde pake topi lebar, tampil semakin cantik, tapi nggak ada yang komplen.

8. Hyde kissed everyone goodbye dengan suara ‘mmuach’ yang menggetarkan jiwa dan raga *excuse my choice of words*

9. Tetsu, “Saya Suju dari Korea” *ngacak rambut sendiri* –> Cielers cowok “BOOOOOOO!!!” sambil thumbs down. In my eyes, Tetsu is way prettier than Suju boys! haha

10. Tetsu, “SUARANA MARAAAAA???” -> subtitle: “Suaranya mana?”
11. Tetsu, “Kamu… mau… pisang… gua?” *everyone LOL-ed* dan “Kamu… mau… jilat… lolipop… gua?” *everyone DIED all over again*
12. Fanboy di belakangku teriak ‘Tetsu ganteng’ berkali-kali sepanjang konser. Not that I mind.
13. Hujan hanya turun saat lagu Anata, tipis dan indah –> good job, Mad Dog.

14. Tetsu nggak sekalipun lempar pisang/lolipop ke arahku walaupun aku udah teriak ‘KOCCHI!’sekeras mungkin. *#MenurutNgana moment*

15. Yuki was… Yuki. Sehening Little Mermaid waktu suaranya dituker supaya jadi manusia. Mungkin dulu itu perjanjiannya kalo dia mau masuk Laruku.

16. Kalopun ada sesuatu soal Yuki, dia yang bertanggung jawab atas segala sound effect selama MC Talk dan membuat MC Talk itu jadi berasa OVJ.

Songlist:

1. Ibara no Namida
2. CHASE
3. GOOD LUCK MY WAY*
4. Honey
5. Drink it Down
6. Revelation
7. Hitomi no Jyuunin*
8. XXX
9. FATE*
10. Forbidden Lover
11. My Heart Draws a Dream*
12. SEVENTH HEAVEN
13. Driver’s High
14. STAY AWAY
15. READY STEADY GO
ENCORE
16. Anata*
17. The Fourth Avenue Cafe*
18. LINK
19. NIJI

*my fave parts of the concert

Intinya, it’s worth the long wait.

Air mata ngalir pas Hitomi no Jyuunin, bercampur sama keringat jadi berasa pedas T_T

Thank you L’arc~en~Ciel for coming, we really do.

SAIKOU DESHITA!

Mata kite kudasai ne~ atashi tachi ga mattemasu kara.

As for Cielers, MANTAP! xD

CURRENT SONG: L’arc~en~Ciel – BLESS

Advertisements

2 thoughts on “Repost : Orizuka’s L’Arc~en~Ciel World Tour 2012 in Jakarta Report

  1. my..my i stumble upon ur post after googling for Laruku (still not over the post-gig-melancholy syndrome). I like Orizuka’s article about this concert. The media report all feels to cold compare to this. Hyde is 43 now but his appearance only changes slightly. (so true that he looked more immortal than Edward Cullen, lol)

  2. percayalah mbake, gara-gara ini saya yg sebelumnya biasa saja ga bisa nonton konsernya,sedikit menyesal waktu liat foto2nya hyde-sama yg tetap cantiknya maut (I guess he’s the true vampire),dan sekarang menyesal sekali ga bisa nonton betapa kerennya performa mereka. AAAKKKKK!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: