Please, Please, Please

Saya lagi naksir sama seseorang.

Alasan saya naksir? Seperti biasa kalo saya naksir sama orang; satu karena baiknya, dua karena tulisannya. Hahaha. Cemen banget. Saya bisa ilfil kalo ada yang sms pake bahasa yang berantakan. Dan bisa girang banget kalo ada yang SMS pake spasi setelah tanda baca dengan huruf kapital yang tertib. Pokoknya UT! Uuuh Tayaaang! xD

Tapi seriusan. Bunuh saya pake apa aja, tapi jangan pake tulisan. Nanti saya yang susah. 😆

Orang ini, saya taksir sejak beberapa bulan yang lalu, sama sekali belum pernah saya temui. Pun saya ngga mimpi mau nemuin dia. Mulanya saya memang mengenalnya dari media lain selain tulisan. Tapi kesannya ya biasa aja. Soalnya di media sebelumnya, walaupun udah keliatan pikiran dia yang vivid, imajiner dan magical, tapi karena berupa media tulis yang lebih sempit saya ga terlalu peduli.

Lalu bertemulah saya dengan blog beliau, dan saya naksir setengah mati setengah hidup. Setiap habis membaca tulisan-tulisan beliau yang sangat personal dan agak asing tapi sekaligus kerasa familiar, panjang lebar, kocak dan kadangnya lebay.

Bukan sekali hari saya diselamatkan oleh tulisan-tulisan beliau yang absurd itu. Bahkan saat beliau cuma nulis kursi atau tiang di rumahnya.

Tengok pendapatnya tentang perpisahan, yang berhasil bikin saya, si Pembenci Perpisahan-Lebih Suka Pergi Begitu Aja, merinding dan mulai berpikir untuk mengucapkan selamat tinggal dengan baik-baik:

Perhaps THAT, dear friends, is the hardest part of saying goodbye to someone; knowing you MUST move on even though every fiber of your being screams at you to obey your instincts to cling for dear life. Maybe that’s why the mountaineer must grit his teeth, dig in his claws and continue the climb, no matter the cost, no matter the odds, no matter the price. Every aching muscle screams at him to give up and go home but he MUST be strong, resilient, resolved and steadfast. It’s funny how the word “integrity” means nothing until you stare Anguish in the face and tell her sister Agony to beat it.

I stood on the steps like a stranger as I watched her walk to the car, back out the driveway, pull away down the street and disappear into the night.

And let me tell you this: Letting go of that girl made a mountain climber out of me, because saying goodbye was my Everest.

However, despite such odds, the summit has been reached. Saying goodbye to this girl was one of the hardest things I’ve ever done in my life… but of course, it goes without saying that my strength is not my own, for I’ve been given far more grace than I deserve. Despite such a daunting task, I rest assured because I know I am not climbing alone, and that’s a heartening thought. The inescapable issue is the fact that I’ll never be able to listen to Remember To Breathe by Dashboard Confessional again without thinking about her. I suppose I can live with that.

Dan saat kemudian saya tahu bahwa hanya dalam hitungan bulan, kami bisa jadi berada di zona waktu yang sama, apa ngga keterlaluan kalo saya ngga berusaha untuk menenemui beliau ini?

Jadi, doakan agar saya berhasil di Presales I. Kalo ngga dapet, nanti saya minta didoain biar dapet di Presales II. Atau yang Normal. Pokoknya dapet. Dan dateng. Amin.

Advertisements

21 thoughts on “Please, Please, Please

    • 28 October 2011 di Tennis Indoor Senayan. PS 1 300F/350T, PS 2 350F/400T ama 450T/500F.
      ayo mulai berburuuu… xD *ngomporin*

      btw, mas.. kayaknya kita dulu sejurusan deh.. 😛

    • wew aq kurang tau lagunya si owlcity cman tau lagunya ost legend of guardian itu ga gaool yah hehehe..
      hah?? emng kamu jurusan apa?? jurusan dikuliah?? kok tau?

    • hahaha.. saya juga taunya gara2 kapan tau ada yang ngepost lagunya owl city di laman facebooknya, trus kok bagus.. oh itu film kartun yang burung hantu itu kan? saya malah ngga pernah denger OST filmnya itu, cuma tau tau doang. xD

      oh iya dong, sebagai natural born investigator, saya cukup yakin kalo mas lulusan Elins.. :mrgreen:

  1. oww anak elins juga ya pasti angkatan dibawah saya *sok2an menginvestigasi juga..
    oh anak elins jaman sekarang diajarin investigasi ya selain elektronika kuantum yg membosankan itu haha…

    btw salam kenal

  2. hehehe ternyata fansnya owl city 😀 aku cuma tau 2 lagunya aja, tp emang easy listening juga sih. terus liriknya bagus2 juga. apalagi vanilla twilight *meleleh*
    semoga bisa ketemu sama owl city yah, mbak 😀

  3. ah..I like this mind :3
    ya, it must be read for everyone especial if they have to say good bye for their beloved people.. saying good bye isn’t always full of sadness,,sometimes it can make better..right? 😉

  4. hahahaha. saya sangat setuju. tulisan tangan, karya seseorang. kadang bisa membuat merona wajah yang melihatnya. tersenyum kemudian, dan berdebar-debar. eh, ini sepertinya terlalu berlebihan. oh tidak, setidaknya untuk saya. jelas, karena lebay kan nama tengah saya.

    anw, mbak tia apakabar? 😀

  5. Uhhh. jadi tersinggung. selama ini sering menggunakan bahasa dan tulisan yang tidak sesuia ejaan yang disempurnakan (EYD).
    Apalagi bahasa SMS yang ada sekarang..

  6. @ rido : salam kenal juga, kakak! saya ga suka elektronika kuantum, saya sukanya semua mata kuliah yang depannya Pengantar Sesuatu, masih gampang soalnya.. 😆

    @ jasmine : iyaa, semua lagunya bagus2 loohh.. tapi Vanilla Twilight emang sweet banget deh. amiinn, makasih.. xD

    @ ita : indeed. ada yang malah jadi tambah ribet dan kacau kalo dipaksain barengan terus, mendingan dadah.. 😀

    @ debbienaomicantiksekali : we shared same middle name then, since it’s mine too. *tos* :mrgreen:
    kabarku baik deb, ih kangen! :*

    @ choirunnangim : santaai, bahasa SMS saya juga jauh dari EYD. tapi ngga masalah kaan, cuma suka aja kok.. 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: