Tatari Mokke

Saya tumbuh dalam lindungan sayap komik Jepang. Sebelum komik, saya terlebih dahulu di kenalkan pada bacaan dongeng anak-anak seperti Kakek Penumbuh Bunga, Momotaro, Putri Kaguya.

Sedikit-sedikit, saya lumayan familiar ama cerita rakyat Jepang, termasuk hantu dan makhluk mitologinya.

Perempuan Salju (Yuki-onna), Tengu, Manusia Payung (Kasa-obake), Tsuchinoko, Kappa, Api Arwah (Hitonidama) adalah beberapa nama yang saya kenal dari komik yang saya baca.

Tapi, diantara semuanya, Tatari Mokke yang paling bikin saya gentar dan paling sering bikin saya kepikiran.



Tatari Mokke berada di vol 4 komik Inuyasha. Setelah saya mencari di Google, saya rada yakin kalau Tatari Mokke kemungkinan adalah rekaan Rumiko Takahashi sensei, bukan berasal dari cerita atau legenda setempat.

(Rumiko Takahasi juga ternyata pengarang Ranma 1/2. Saya baru tahu loh, pantesan muka-mukanya agak mirip ya).

Di universe Inuyasha, Tatari Mokke meniupkan seruling untuk menenangkan arwah anak-anak yang penasaran dan marah, agar mereka bisa tenang dan pergi ke surga. Karena arwah anak kecil yang penuh kemarahan akan terpaksa dibawa ke surga.

Bisa juga Tatari Mokke ini nempel banget karena cerita yang menyertainya tragis.

Diceritakan, makhluk kuning bulat ini sedang menemani Mayu, gadis kecil yang meninggal dalam kebakaran di apartemennya.

Mayu, yang meninggal dengan perasaan dendam karena dia menyangka ibunya lupa menyelamatkannya sampai dia harus mati, menganggu ibunya dan adiknya. Adiknya masih koma bahkan setahun setelah kebakaran, karena Mayu selalu menghantuinya. Melemparkan barang-barang, mengacak-acak kamar di rumah sakit, menjatuhkan pot bunga dari ketinggian beberapa lantai untuk menakuti penjenguk adiknya.

Suara yang menenangkan dari suara suling Tatari Mokke tidak diindahkan oleh Mayu. Semakin lama, dia semakin jahat dan nyaris membunuh ibu dan adiknya.

Saat sedang menenangkan arwah, mata Tatari Mokke terpejam dan mulutnya meniup suling. Tatari Mokke menemani arwah anak-anak paling lama hingga setahun setelah kematiannya.

Jika arwahnya si anak belum tenang juga, maka sedikit-sedikit matanya akan terbuka. Saat mata Tatari Mokke membelalak, maka saat itulah arwah si anak diseret ke neraka.

Dan di akhir-akhir cerita, mata Tatari Mokke membelalak tajam ke arah mayu, dan mengikat tangan Mayu dengan rantai panas.

 

 

Untungnya, cerita ini happy ending. :mrgreen:

Daftar makhluk mitologi Jepang dapat dibaca di sini:
List of Legendary Creatures From Japan

Advertisements

3 thoughts on “Tatari Mokke

  1. tatari mokke? ingetnya juga waktu ada di inuyasha.

    saya paling ingat kappa, karena sering muncul di komik-komik. wujudnya yang seperti kura-kura dengan paruh burung dan piring di kepalanya itu mudah diingat 😀

    • tapi kayaknya emang cuma karangan doang deh Tatari Mokke itu, bukan beneran makhluk mitologi. abis semua artikel yang ada tatari mokkenya berhubungan sama Inuyasha.

      hahaha. iya, kappa emang paling sering muncul di komik.
      sebenernya itu makhluk apa ya? baik atau jahat, darat atau air. 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: