Harry Potter

Adult version cover. Keren. Warnanya dominan hitam, tulisannya emas dan putih, bikin kerasa banget gelapnya. Biru gelap, merah darah, abu-abu, coklat, perak.

Yang ini fan-made cover. Simple, simbolis dan lebih berwarna. Tapi saya lupa kenapa Prisoner of Azkaban malah nunjukkin perempuan yang pake kalung? Itu Lily apa Hermione?

The Deathly Hallows, diwakili gambar kursi tunggu. Mungkin karena paling ngena pas bagian terakhir di Peron 9ΒΎ Harry, Giny, Ron, Hermione, dan Draco mengantar anak-anak mereka yang akan belajar ke Hogwarts.

Di kedua sampul buku ini, nama buku #1 adalah Philosopher’s Stone, bukan Sorcerer’s Stone, jadi kemungkinan beredar di Eropa dan fansnya juga dari Eropa.

Hmm.. Menarik..

*nyabutin janggut pake uang koin* *halah pake sok dianalisa*

sumber gambar

Advertisements

10 thoughts on “Harry Potter

  1. @ jasmine : sukaaaa.. suka banget bukunya. πŸ˜€ *tos*
    kalo filmnya malah ngga lengkap nontonnya. lumpat-lumpat, dan ngga pernah nonton di bioskop.. dari film pertama si Radcliff masih belum puber ampe sekarang udah jadi tinggi besar gitu ya, hehe.

    @ ngalam : hahaha.. soalnya bukunya aja udah cukup imajinatif sih ya? πŸ˜€
    yeeup, yang adult-version emang ganteng banget. tapi kalo punya pasti jadi ngga tega baca, jadiin koleksi aja.. πŸ˜†

  2. Eeeeeeh baru tahu ada sampul begitu di luar sana. πŸ˜€
    Emang rasanya novel ini bukan untuk konsumsi anak2… Remaja boleh, tapi di bukan untuk pengantar tidur anak di bawah umur, saya rasa… 😐

  3. @ jasmineamira: *fist bump* ayo beli buat lengkap, bisa jadi koleksi.. πŸ˜€

    @ asop: sebagai buku anak-anak, meang rada rumit dan ketebelan rasanya.. πŸ˜›
    belum lagi makin lama ceritanya makin ruwet dan sambung menyambung plus halamannya makin membunuh.. :mrgreen:

  4. hai!
    iya, yang atas cover versi dewasa terbitan Bloomsbury. kalo yang di bawah fan-made.
    setahuku sih seri cover Harry Potter emang banyak. tapi urusan cover ini konon rada ribet, yang nentuin biasanya pihak sana. makanya yang diterbitin di sini covernya itu-itu aja biar cetak ulangnya udah berapa kali juga.

    tapi bagus deh, mendingan daripada novel Stephanie Meyer yang semena2 diganti jadi muka-muka pemain film segera setelah filmnya keluar.. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: