(365) Days : Movies

Film Yang Bikin Otak Masih Ribut Sehabis Nonton :

1. Clody With a Chance of Meatballs (2009)

Sayang ngga ada 3D di Yogyakarta. Mendadak kelaperan sepanjang film dan aku paling suka pas hujan spaghetti. Juga banyak kata-kata lucu seperti waktu hujan es krim, sang pembawa acara cuaca bilang “Ice cream, you scream..”

2. Ira & Abby (2007)

Ira yang rada aneh, bertahun-tahun jadi calon Ph.D dan Abby yangloveable.. umm.. naif.. nikah dalam beberapa hari cuma karena Abby suka sama perut Ira. 😆 Filmnya mengalir dan dialognya enak. Plus banyak adegan dimana saya gemes sendiri.

3. Spirited Away (2001)

Yes, yes, yes. Tidak perlu berpanjang-panjang. Kalau belum tonton, tontonlah film ini, kawan! Ngga heran film ini dapet banyak pujian.

4. Sinbad : Legend of Seven Seas (2003)

Sudah lama sekali saya ngga nonton film di TV. Saya gampang lupa, jadi terlalu sering kejadian dimana saya nonton film, trus iklan dan pindah ke channel lain, dan saya malah lupa sama film yang lagi saya tonton. Plus kalo masih sore-sore juga kebanyakan sinetron.

Kartun Disney yang ini sepertinya PG karena leluconnya kebanyakan sarkatis. Tapi seperti halnya Stardust dan Pirates of Carribean, saya sepertinya emang gampang jatuh cinta ama film bajak laut.

5. Surrogates (2009)

Tentang bumi entah tahun berapa, dimana masing-masing orang punya Surrogacy kayak punya hape aja. Sepanjang film, saya seperti melihat seluruh kastingnya diisi Barbie, Ken dan kawan-kawannya dari Mariposa, Dancing Princess, Rapunzel dan Fairytopia. Rambat halus, wajah sempurna, kulit bak porselen dan mata bundar. Nonton film ini, saya jadi teringat sama diri saya sendiri. Bukan karena saya berambut halus, bemata bundar, berwajah sempurna dan berkulit porselen. Tapi karena saya jarang keluar kamar.. XD

6. Up (2009)

Apa yang bisa terjadi pada grumpy old man, wilderness explorer dan balon? Kalo saya yang bikin skenarionya, pasti suatu film membosankan tentang kakek-kakek yang menghadiahi anak kecil segerombol balon gas. Tapi UP romantis bangettt.. T,T

7. (500) Days of Summer (2009)

Setelah ngeliat postingan Nona Kentang yang menyinggung soal film bukan kisah cinta ini, akhirnya saya berhasil nonton juga. Filmnya manis, maniis banget. Rasanya saya sampe sakit gigi.. 😀 Summer Finn yang kadang terasa sejahat iblis, tapi nggak ada satupun penonton yang bisa benci dia, Tom Hansen yang sepertinya masih kebingungan dengan hidupnya dan tarian di taman ala Enchanted.

8. Little Miss Sunshine (2006)

Film road-story keluarga yang menyentuh. Ayah sang motivator gagal, ibu, kakek yang pecandu heroin, paman yang gagal bunuh diri, kakak lelaki yang 9 bulan tidak berbicara mengantar si kecil ke kontes kecantikan. Selama nonton film, kita dibuat jatuh cinta ama keluarga yang secara teori gagal berfungsi sebagai keluarga.

9. V for Vendetta (2005)

Ternyata setelah melihat credit di akhir film, ini film buatan Wachowski bersaudara. Setelah saya ga terlalu bisa mencerna trilogi The Matrix dan belum berhasil menyelesaikan Ninja Assasin serta belum nonton Speed Racer, ternyata V for Vendetta malah (sepertinya) bakal jadi salah satu film favorit saya.

Menceritakan tentang Inggris di suatu masa, dimana God Saves The Queen digantikan England Prevail, ratu digantikan presiden yang fasis. Saya nyaris menyukai semua di film ini. Politik, intrik, diksi, mawar fiktif Scarlet Carson, padahal biasanya saya ngga terlalu suka ama film yang angst begitu.

Saya bahkan juga ikut jatuh hati pada V yang pasti sedih dan kesepian. Endingnya juga tidak mengecewakan, walaupun saya berharap ada alternatif lain, tapi saya puas ama akhir ceritanya.

10. Avatar (2009)

Hutan berflourescentnya keren. Eywanya keren. Binatang-binantangnya eksotis, sampe saya Nana dan Chandra ribut nebak-nebak yang mana jaguar, yang mana badak.

11. Paranormal Activity (2009)

Hahaha.. Saya kadang bisa sangat penakut. Tapi di film yang buat saya lumayan menakutkan ini, saya berhasil tidak terlalu banyak melonjak kaget waktu menontonnya. Paling terakhirnya aja yang bikin saya ngejambak rambut sendiri. (saya baru nonton tadi siang, jadi agaknya malam ini saya harus tidur dengan lampu nyala.. XD)

12. Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004)

Butuh kesabaran buat nonton film ini, apalagi pas di tengah-tengah cerita pas Jim Carrey masuk sesi penghapusan ingatan. Awal sama akhir film lebih gampang dinikmati. Moral story dari film ini sepertinya mengingatkan bahwa kita tidak bisa lupa. Kita mungkin tidak ingat tapi kita tidak lupa. Dan jalan terbaik melewati patah hati adalah dengan menikmatinya.

Sekedar Numpang Lewat :

13. 2012 (2009)

Err.. Overrated, terlalu menghebohkan. Diluar kalender suku Maya dll, ini cuma sekedar disaster movie biasa bertema bumi gonjang-ganjing. 😐

14. Night At The Museum : Battle of Smithsonian (2009)

Lucu, tapi masih lebih bagus yang pertama.

15.  Grace (2009)

Cerita berdarah-darah tentang ibu yang bayinya doyan menghisap darah, bukannya ASI.

16. The Proposal (2009)

Menghibur. Tapi selesai film, ya sudah. Tidak se-memorable While You Were Sleeping, film komedi romantis klasik Bullock favorit saya. 😀

16. Merantau (2009)

Satu-satunya film Indonesia yang saya tonton tahun ini. 😀

Tidak Berhasil Ditonton Sampai Habis :

17. Transformers : Revenge of The Fallen (2009)

Ketiduran waktu nonton DVDnya. 😳

18. The Reader (2008)

Sepertinya saya terbebani ama pikiran bahwa sang film pemenang Oscar plus menonton bersama orang yang seharusnya pake name tag dengan tulisan Spoiler Alert.. XD Di 15 menit pertama, sang teman sudah selesai menceritakan intisari cerita, bikin saya males nerusin nonton. :mrgreen:

19. Ninja Assasin (2009)

Gore. Ga sanggup nonton karena langsung disuguhi adegan orang bikin tato. Tapi saya sudah berjanji pada diri sendiri, kapan-kapan akan menontonnya sampai habis tanpa acara skip-skipan, hoho. 😆

20. Dark Knight (2008)

Entah kenapa, saya belum berhasil menonton film ini sampai habis. 🙄 Padahal sudah berkali-kali mencoba. Mungkin nasibnya akan sama seperti Titanic, film yang ga pernah tamat saya tonton dari awal sampai akhir.

Cowok Yang Ingin Saya Pacari :

– Haku (Spirited Away)

– Micah (Paranormal Activity)

– Tom ((500) Days of Summer)

– Russel (UP)

– Clay (Drag Me To Hell)

Jawabannya adalah Micah, yay! Haha.. Karena dia good-looking, playful, lucu dan tidak terlalu serius tapi gila-gilaan ngelindungin Katie.

Well, sebenarnya saya paling demen siih ama Clay (J. Long), tapi berhubung dia tidak berhasil menyelamatkan ceweknya dari kutukan (walaupun dia mencoba, melihat tampangnya di akhir film, huu.. aku jadi ikutan patah hatii T,T) jadi yaah..

Kalo soal lucu, Russel juga lucuuu. Tapi nanti saya dituduh piladelpia kalo milih tuh dia. 😛

Haku masuk nominasi karena dia keren dan dia naga air. Sayang, dia tidak memenuhi syarat mutlak saya mengenai cowok : harus satu dunia.

Jadii, sudah nonton film apa aja tahun ini? 😀

Advertisements

19 thoughts on “(365) Days : Movies

  1. Tahun 2009 emang tahun nonton \m/ Aku juga nonton lebih banyak film dibanding tahun sebelumnya *efek patah hati* XD

    Ninja Assasin ga ditonton pun ga masalah. Gore, tapi ga cantik 😐 Ceritanya pun ngebosenin dan Rain mirip mas-mas kuli panggul di pasar tradisional 😐

    Up itu bikin hati jadi hangat. Eternal Sunshine bikin orang patah hati macam aku jadi merasa bisa baik-baik aja dan (500) Days of Summer itu bagai pencerahan di hari-hari suram 😛

    Dan pria yang ingin saya pacari saat ini adalah Tom Hansen versi yang sudah jadi arsitek dan memakai jas. Terlihat lebih PD, memiliki semangat, dan menarik sekali 😳

    • Patah hati ama Doraemon, Se? d’ooh.. tenaangg, banyak ikan di laut, haha.

      Betuuul, Tom Hansen di akhir film terlihat sudah mulai berpijak di bumi, punya tujuan hidup dan semangat.
      Tapi dia milikmu Se, makanya aku tidak bisa memilihnya.. 😆

  2. While You Were Sleeping itu memang klasik. Sandra Bullock nya imuutt betul di sana. Masih penasaran dengan The Proposal, gpp lah ringan :mrgreen:

    Kalo The Reader memang gak asik sih spoiler. Saya agak depresi selesai nontonnya. Jenis film yang malas diulang untuk kedua kali.

    Oya, salam kenal mbak :mrgreen:

    • Iyaa, waktu kecil saya jadi kepikiran buat bikin paspor yang-entah-kapan-dipake kayak Lucy di Wlhile You Were Sleeping.. 😆
      The Proposal bagus kook, nonton ajaa. Hehe.. Saya masih mau kalo disuruh nonton lagi.. XD

      Salam kenaal, dik Takodook.. halah. hehe..
      Kita lahir di tahun yang sama kok. Selamat ulang tahun yaaa. Sengaja baru ngucapin sekarang biar genap 11 hari *alasan, padahal baru tau* :mrgreen:

  3. Ira & Abby masuk daftar pencarian setelah saya kepincut pas diputer di salah satu tivi swasta. sinbad? masih demen yang bikinan taon 80an; The Golden Voyage of Sinbad dan Sinbad & The Eye of Tiger. UP? itu filem paling berkesan, karena nonton bareng2 di bioskop sama temen2 yang sekarang udah susah dikumpulin lagi. dan sekarang masih mati-matian nyari SYRIANA sama PUBLIC ENEMY

    btw, salam kenal 🙂

    • aku tauuuu.. soalnya waktu itu juga nonton, MetroTV kaan? *tettooot, sebut merek*
      And speaking about devil, sekarang lagi di puter juga di Metroooo… 😆
      Ah, Serendipity. Kebetulan yang bukan kebetulan 😛

      Nyari DVDnya yah? Iyaa, Syiriana sepertinya keren. Nonton di TV juga, tapi ngga selesai karena pas nonton rada ngantuk gitu.. baru sampe beberapa scene abis anaknya Matt Damon kesetrum di kolam.

      Public Enemy yang 1931 apa Public Enemy yang 2009? Goodluck! Semangat nyarinya.. :mrgreen: v

      Salam kenal juga, Kurotsuchi.. 😀

  4. Argh si Tia gag pernah ngajakin klo nonton… I’m a good friend for watching movies, cause i’ll sleep when i’m bored so ga bakalan ngeganggu orang lain nonton.. :p

  5. Hmm hampir sudah menonton semuanya juga, comment aah

    1. Clody With a Chance of Meatballs (2009)
    A forcefull-love chemistry 😦

    2. Ira & Abby (2007)
    Belom liat, few liner yang kamu tulis bikin saya penasaran.. “menikah karena perut?” gotta look for the DVD

    3. Spirited Away (2001)
    It’s goood.. reaaaallly goood 😀

    4. Sinbad : Legend of Seven Seas (2003)
    Dulu pernah liat, dan kayaknya ga mau liat lagi atau kenangan saya akan rusak gara2 liat lagi 😛

    5. Surrogates (2009)
    Nice concept, tapi movie-storynya aga shallow don’t u think?

    6. Up (2009)
    Hate to said it due for the uncool factor if a man said it..
    but well “romantic” is the only word

    7. (500) Days of Summer (2009)
    Autumn far far far far far better than Summer 😀

    8. Little Miss Sunshine (2006)
    A lesson about family from a broken family

    9. V for Vendetta (2005)
    Voilà! In view, a humble vaudevillian veteran, cast vicariously as both victim and villain by the vicissitudes of Fate. This visage, no mere veneer of vanity, is a vestige of the vox populi, now vacant, vanished. However, this valorous visitation of a by-gone vexation, stands vivified and has vowed to vanquish these venal and virulent vermin van-guarding vice and vouchsafing the violently vicious and voracious violation of volition.

    Vu vu vu vu

    13. 2012 (2009)
    Overrated indeed

    14. Night At The Museum : Battle of Smithsonian (2009)
    Another pemaksaan sekuel

    17. Transformers : Revenge of The Fallen (2009)
    or we should say “Megan Fox The Movie”

    20. Dark Knight (2008)
    Agak mengantuk melihatnya, plot yang mudah tertebak.. but..
    we should say “Joker The Movie” 😐

    Duh comment panjang, anyway.. salam kenal juga

    • 2. Irra & Abby
      Hahaha.. Iya, saya paling inget pas Abby mendadak meluk Ira dan naruh kepalanya di perut Ira, geli. 😆

      5. Surrogates
      Yeep.. emang dangkal dari soal cerita atau karakter. Masih lebih bisa dapet “sesuatu” dari I, Robot kalo ngomongin soal tema sejenis.

      Hehe.. iya nih lumayan panjang juga, hehe. Tapi seneng bacanya.
      Jadi, gimana kalo mas Eru bikin blog aja? Kalo perlu beli domain sendiri.
      Eh, udah ya? Ah, masa? :mrgreen:

  6. @ takodok : mau dilempar apa? kue bacang doyan ga? haha.. tapi koordinasi tangan-kaki saya ngga begitu bener ding, saya glundungin aja ya ke situ. sampenya ntar pas di ulang tahun berikutnya.. 😛

    @ gilasinema : nah karena itulaah. kan saya lebih suka sama pria-pria yang jatuh cinta ama benda mati.
    contoh : saya lebih suka menarik-narik cowok buat lepas dari Lego atau koneksi internetnya buat dengerin saya cerita daripada mendapati dia membuntuti saya-antar-jemput-dunia milik bedua :mrgreen:

    tapi soal lempar-lemparan kamera, akhirnya kan kelempar juga, haha.. 😆

  7. @ Asop : Iyaaa! saya baru aja donlot, ini baru mau nonton. Kayaknya sih keren, salah satu inspirasi sang pembuat komiknya The League of Extraordinary Gentlemen, komik yang saya juga suka pas dia dijadiin film. Kita lihat nanti sesuaii dengan ekspektasi saya tidak.. 😀

    @ Oni : woops.. saya pas baca reviewnya mas soal Departures langsung nyari donlot. Tapi ndilalah salah donlot, malah jadi Departed. Tapi bagus jugaa dink Departed. XD
    Sip, terimakasih sarannya. Saya akan meneruskan berburu Okuribito. :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: