Me Enhancing Vocabulary

Seumur-umur, saya cuma sekali -itupun cuma satu term- les bahasa Inggris. Haha.. sekarang udah tau kan kenapa bahasa Inggris saya belang bentong begitu? T.T

Sampe sekarang saya masih ingat soal materi les saya, dalam satu term itu kami membahas soal three-story building dan hal-hal yang terjadi di dalamnya. Seperti bagaimana interaksi orang-orang, benda yang terdapat di dalam gedung, material gedung, semacam itulah.

Selebihnya, pengetahuan saya tentang tenses, grammar dan vocabulary berasal dari sekolahan, sejak kelas 4 SD sampai semester 1 kuliah.

Intinya sampai sekarang, bahasa Inggris belum jadi bahasa kedua saya. Jidat saya masih suka mengernyit kalo harus menentukan tenses untuk kalimat yang berlangsung pada masa lampau dan berakhir pada masa lampau atau kalimat yang berlangsung pada masa lampau dan berakhir pada masa sekarang. Mana yang has+been+(verb1)ing dan mana yang have+been+(verb1)ing?

Atau kalau mau pake conditional sentences, saya masih kudu diem beberapa detik, mutusin apakah kondisi kalimat dapat terpenuhi, secara teori dapat terpenuhi, atau tidak mungkin terpenuhi? Karena itu akan berpengaruh pada penggunaan simple present, simpel past dan past perfect.

Jadi kalo harus nulis pake bahasa Inggris, saya cuma ngandelin firasat aja. Sambil berharap semoga firasat saya bener dan ngga malu-maluin. Sambil berjanji (janjinya orang kepepet) dalam hati saya akan belajar lagi bahasa Inggris dengan rajin. Ahh, seperti yang teman SMA saya selalu bilang, Tuhan melindungi hambaNya yang bodoh…

Okaay, jadi segala macam struktur bahasa itu bisa dipelajari karena emang ada teeorinya. Tapi memperkaya kosakata adalah lain soal.

Dengan bangga, saya mengatakan kalo akhir-akhir ini saya sudah banyak kemajuan dalam soal vocabulary, punya beberapa koleksi vocab baru. Sampai akhirnya saya sadar kalau koleksi vocab saya itu aneh-aneh.

Waktu masih jadi mafioso di Mafia Wars, saya ikut MWI dan kebetulan diangkat jadi Junior Liason Officer. Jadi kerjaannya korespondensi ama pemain mafia lain dari luar atau dalem. Paling seru kalo nulis surat buat orang luar, haha. Soalnya mereka kalau ngomong halus dan sopan, sampai2 saya kudu mengerahkan segala daya upaya untuk terlihat manis di surat yang saya kirim.. T.T

Jelas, koleksi vocabulary saya meningkat pesat saat itu. Bribe, accidental attack, fairplay agreement, first blood, retaliation, alliances dsb, dst.

Masalahnya, susah digunakan di dalam kalimat sehari-hari.

Kecuali kalo ada anak kecil 2 tahun yang ngegigit tangan saya karena ngasah gigi, mungkin baru saya bisa bilang..

“Heeeyy, darn it! You bite me! Hold a sec, you little brat! I’ll take and shoot you with my Bookie’s Holdout Pistol for retaliation!!! And I’ll bribe those police officer!!”

Geezz, tsk tsk.. Talking about overreact. What kind of riot that would be?

Saya suka film, suka baca buku dan komik. Jadi masih ada kesempatan lah untuk mendapat vocabulary dari situ.

Dan melihat daftar bacaan dan tontonan yang saya suka adalah Keroro Gunso (serial tentang invasi kodok luar angkasa. Sayang sekali sang Sersan, Gunso, yang harusnya jadi pemimpin invasi malah ketagihan mainan Gunpla jadi pembantu di rumah Fuyuki-dono), Detektif Conan (akhir-akhir ini demen banget baca Conan versi online), Otogi Moyou Ayanishiki (written by Kyoko Hikawa, my favorite Mangaka β™₯, tentang dunia supranatural), CSI : NY (entah kenapa saya ngga tahan nonton drama -apapun itu- sampai berseason2, tapi kalo udah CSI : NY mah udah 4 season juga masih heboh nyari ampe lengkap), tebak apa kosakata yang jadi akrab buat saya?

Saya jadi sering denger kata gooey, hunch, house chores, do the dishes, excessivend wound, abrasive wound, partial print, culprit, suicide, homicide, commit murder, corpse, invader, blunt force trauma, sharp object, summon, wrath, obligate, obsolete, riddle, deduction, conclude, deceased, illicit, GSR (gun-shoot residue), M.O (modus operandi), eDNA (enviromental DNA), jeopardize, burglar.

Makin aneh aja perbendaharaan kata saya..

“Hmm.. So you sipping my hot milk chocolate. My, my.. What a lousy thief we have here. And save your breath, don’t say a word. As soon as i lift your partial print from the glass, the evidence will testified about your crime by itself..”

Btw, berhubung kesukaan saya nonton CSI : NY dan baca Detektif Conan, saya jadi menyadari satu hal, kenapa polisi suka banget bilang “NYPD! Freeze!!”, atau kalo versi Indonesia “Polisii! Berhenti!!” (ouughh.. saya merasa sangat bilingual) padahal jelas-jelas penjahat ngga bakal berhenti dan terus aja lari..

Ironisnya, yang bukan penjahat malah selalu nurut dan berhenti berlari.. ==;

Advertisements

12 thoughts on “Me Enhancing Vocabulary

  1. woh, baca Keroro onlen ya? saya lebih suka versi cetaknya ^^

    kosakata saya juga belom banyak sih, gara2 main game ama nonton anime jadi ketambahan kata2 aneh emang πŸ˜›

    • kalo keroro ngga baca, Arm. tapi nonton.. kalo donlot dari IDWS udah di hardsub, jadi enak.. πŸ˜€
      iyaa.. misalnya anekon, gitu ya? emang anekon apaan siih? ❓

  2. anekon –> anecon –> aneki + complex alias suka kakak cewek (yg lebih tua) πŸ˜›

    kalo anak elins, kayaknya kenal temen saya deh, supplier anime dulu πŸ˜†

    Keroro saya dah lama ga ngikutin animenya πŸ˜›
    itu kayak Gintama, neverending parody πŸ˜†
    dasar Sunrise πŸ˜†

    • OOh.. saya cuma pernah denger lolicon doang.. πŸ˜†
      Sunrise ituuu.. nama PH? kalo Gintama mah anime..

      oh ya baiklaaah, saya anak elins.. 😐 *anda menebak dengan terlalu percaya diri*

  3. Sunrise, studio anime yg terkenal dengan anime2 super lama macam Gundam series, Inu Yasha, Gintama, Keroro Gunso, dll dll

    Gintama emang anime, tapi diangkat dari manga juga kayak Keroro πŸ˜‰
    dan karena Keroro dan Gundam sama2 Sunrise, sudah pasti banyak parodi dari tokoh2 Gundam (terutama seri UC) kalo diperhatikan :), selain memang di cerita manganya emang Keroro demen gunpla πŸ˜›

    oh ya baiklaaah, saya anak elins.. 😐 *anda menebak dengan terlalu percaya diri*

    πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†
    *ngakak*
    elins 2004 toh, salam kenal kk 😎 πŸ™„

  4. Arm Kai jago 😯 Langsung bisa nebak kalau Mba Tia anak Elins. Padahal waktu aku pertama liat mba Tia ga nyangka kalo anak Elins πŸ˜› *malah OOT*

    Ngomongin vocab, tambahan vocab-ku juga aneh-aneh. Sejak jaman PED yang menyita kehidupan damai ala Rise, vocab seperti alienation, metanarration, dan sejenisnya semakin banyak πŸ™„

    Terus karena kadang nonton dorama ga jelas, malah bisa ngikutin bahasa Yankee. Pas keceplosan ngomong begitu sama sensei yg ngajar bhs Jepang jadi diketawain 😐

  5. @ Arm : iya adeeeekkk.. :mrgreen:
    ooh, keroro ma inuyasha itu sunrise? waduh.. aku ngga sadar.. πŸ˜€
    kalo gundam cuma pernah liat di Indosiar, sepotong2. kalo gintama malah baru denger dari Arm kemarin.. XD

    @ Rise : iya, jago luh die.. udah ngeluarin quotenya Vermouth segala, malah ketebak. πŸ˜†
    PED apa nih Se? Trus seberapa besar pengaruh mata kuliah Postmo dalam vocab anda? :mrgreen:
    Hahaha.. kereenlaaah tauu, kan jadi berasa remaja Tokyo beneran.. XD

    Aku kemarin baru nonton V for Vendeta (untuk pertama kalinya, btw) dan filmnya bagus banget tuh buat menambah vocab yang aneh. πŸ˜†
    Kalo V yang ngomong banyak kata2 yang aneh, kebanyakan diawali huruf V.

    “In view, a humble vaudevillian veteran… cast vicariously as both victim and villain by the vicissitudes of fate. This visage, no mere veneer of vanity is a vestige of the vox populi,
    now vacant, vanished. However, this valorous visitation
    of a bygone vexation stands vivified and has vowed to vanquish these venal and virulent vermin vanguarding vice and vouchsafing the violently vicious and voracious violation of volition. The only verdict is vengeance, a vendetta… held as a votive not in vain, for the value and veracity of such… shall one day vindicate the vigilant and the virtuous. Verily, this vichyssoise of verbiage veers most verbose.”

    Cerewet juga ya si V. Sekali ngomong banyak gitu.. XD

  6. Arm memang punya kemampuan mengerikan buat nebak-nebak :p

    PED itu matkul berbahasa inggris yg smpt menyita hidup semester lalu 😐 kalau skrg tmbhnnya alterasi, dekonstruksi, double-reading, chora, spektres, dkk 😐

    Si V emang aneh ya vocabnya, sempet menderita jg wkt ntn itu film. Soalnya gatau artinya :p

  7. di postingan ini disebut-sebut mikrokontroler blablabla, jadi saya 80% yakin anak instrumentasi :mrgreen:
    trus pas iseng cek FB-nya, mutual friend-nya ada 2, salah satunya anak elins πŸ˜†
    dan di foto2 yg dipajang ada temen saya yang lain (anak elins 2004), si supplier anime itu πŸ˜›

  8. β€œHeeeyy, darn it! You bite me! Hold a sec, you little brat! I’ll take and shoot you with my Bookie’s Holdout Pistol for retaliation!!! And I’ll bribe those police officer!!”

    Huakakakaakk! Kocak banget… kata2 slang sebenernya berguna lho… Cuman saya belom menemukan apa gunanya… >.<'

    Perihal polisi yang suka bilang "Berhenti!" lucu juga yah, bener tuh… ^o^

    • @ Rise : saya juga buka google translate abis nonton film karena bingung ama vocab-nya dia.. πŸ˜†

      @ Arm : oalaaahh. saya tauuu. temennya mas Ilwan Inzani kaaan? tapi saya malah ga tau siapa yang anak 2004. Entah berinisial Pandu atau yang lain, pada penggemar anime sih kebanyakan.. πŸ˜€

      @ Asop : eh, ada gunanya. tarohlah suatu hari kita dapet beasiswa di Chelsea Uni..
      tapi uang kita cuma cukup buat nyewa flat di Bronx.
      Bisa cepet-cepet membaur.

      B to tha R to tha O-N-X to tha B to tha R to…
      That ain’t right, y’all… \m/
      Y’all feelin’ me rite??!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: